Minggu, 10 November 2019

BAB 4 PEMASARAN PRODUK PERANGKAT KERAS

A.HAKIKAT PEMASARAN
Pemasaran adalah sistem pertukaran .

1.aspek aspek yang dikenal dalam pemasaran orientasi dasar pemasaran terletak pada pertanyan             apakah produk yang di buat oleh produsen dapat memenuhi kebutuhan konsumen .dari orientasi         dasar tersebut,kita dapat bagian bagian dari orientasi.

A.ORIENTAISI PADA PRODUK
B.ORIENTASI PADA PENJUAL
C.ORIENTASI PADA PRODUKSI
D.ORIENTASI PADA PEMASARAN 
E.ORIENTASI PADA KOSUMEN
F..ORIENTASI PADA PERUSAHAN
G.KERJASAMA YANG SAMA SAMA MENGUNTUNGKAN 

2.ELEMEN DALAM PEMASARAN 
   Pada tahun 1960-an,profesor jerome e mcarthy membuat rumsan 4 elemen marketing mix yang           terdiri dari.
A.produk
B.harga(pricing)
C.distribusi(placement)
d.promosi

3.LINGKUNGAN PEMASARAN 
    lingkungan pemasaran suatu perusaha terdiri dari 3 macam,seperti
A.lingkungan makro
B.lingkungan mikro

4.STRATEGI PEMASARAN 
    berikut adalah hak - hak yang patut diperhatikan dalam penerapan strategi pemasaran 
    A.perencanan pemasaran 
    B.bauran pemasaran (marketing mix)

5.PERAN IKLAN DALAM PEMASARAN 
   koetler (1999)menyatakan bahwa iklan adalah segala macam bentuk penyajian dan promosi ide barang atau jasa non personal yang dibayar oleh seponsor tertentu.
iklan sangat penting karena memiliki fungsi komnikasi yang kritis ,yaitu 
A.membujuk
B.mengingatkan
C.menginformasikan 
D.memberikan nilai tambah 
E.mendukung usaha promosi lainnya

6.SYARAT IKLAN
    agar dapat  dikatakan sebagai iklan yang baik ,iklan memiliki syarat syarat sebagai berikut .
   A.objektif dan jujur
   B.jelas dan mudah dipahami 
   C.tidak menyinggung pihak lain 
   D.menarik perhatian orang banyak .

7.JENIS JENIS IKLAN 
   A.iklan cetak
   B..iklan advertorial
   C..iklan display
   D..iklan elektronik

8.pemasangn pada industri perangkat keras 
   industri perangakat keras adalah industri yang mengalami perubahan cepat dan siklus hidup produk pendek.

1.STARATEGI PEMSARAN DALAM PRODUK PERANGKAT KERAS 
A.memanfatkan program afliasi 
B.metode drop skip
C.metode pasar promosi 

2.MEDIA MEDIA PEMASARAN DALAM PRODUK PERANGKAT KERAS 
A.nawala 
B.katalog
C.pemasaran melaluli mesin pencarian  

3.EVALUASI  PEMILIHAN  MEDIA PROMOSI PADA USAHA PERANGKAT KERAS 
    pertimbangan penentuan media iklan harus berdasarkan media pada.
A.jenis produk 
B.pesaing usaha 
berikut ad
adalah jenis jenis evaluasi dalam memilih media iklan .
A.evaluasi berbasis standar promosi 
B.evaluasi berbasis pola efek pengaruh 
C.evaluasi berbasis metodologi.

Bab 3 pengujian produk perangkat keras



A. pengujian produk
     pengujian produk merupakan bagian dari aspek pengembangan produk. pengujian produk juga dapat berfungsi sebagai alat untuk mengetahui kelayakan produk dimata konsumen.
1.Tujuan pengujian produk
    pengujian produk dilakukan untuk memenuhi tujuan-tujuan tertentu, seperti:
a.memastikan bahwa persayaratan spesifikasi ,regulasi,dan kontrak produk dapat terpenuhi.
b.memutuskan apakah produk tersebut sudah berjalan dijalur yang semestinya.
c.alat demonstrasi produk
d.menetapkan kesesuaian produk terhadap penggunanan akhir.
e.menyediakan dasar komunikasi teknis suatu produk.
f.menyediakan informasi perbandingan dengan produk-produk lain.
g.upaya menciptakan produk yang bias dipertanggung jawabkan secara hukum.
h.membantu memecahkan masalah terhadap kendala produk.
i.menentukan potensi penghematan dalam produksi suatu produk

2.Keuntungan dan kerugian pengujian produk
 a.keuntungan pengujian produk
     berikut adalah keuntungan dalam pengujian produk.
1)menjajal strategi pemasaran
2)memberikan informasi mengenai produk
3)sebagai upaya untuk mengatur strategi merek.
4)membantu produsen mencermati kesalahan

b. kerugian pengujian produk
    berikut adalah risiko dan potensi kerugian dalam melakukan pengujian produk
1)pengujian produk cenderung dapat membuat perusahaan membayar biaya ekstra
2)permasalahan-permasalahan dalam penerpan pengujian produk

3.pihak-pihak yang berperan dalam pengujian produk perangkat keras
   berikut adalah pihak-pihak yang berperan dalam pengujian produk.
  a.pemerintahan
  b.perusahan

4.konsep benchmarking pada pengujian perangkat keras benchmark atau benchmarking merupakan tindakan pengujian sebuah komputer dengan cara menjalankan beberapa program ,kumpulan program,atau operasi lain yang bertujuan untuk mengetahui perfomansi dari komputer tersebut.secara umum proses benchmarking biasanya terdiri dari enam langkah, yaitu:
 a.menentukan apa yang akan di benchmark
 b.menetukan apa yang akan diukur
 c.menentukan kepada siapa akan dilakukan benchmark
 d.pengumpulan data/kunjungan
 e.analisis data
 f.meneruskan tujuan dan rencana tindakan

5.Pengujian ketahanan dalam Perangkat Keras
Ketahanan produk adalah kemampuan suatu produk untuk melakukan kegiatan seperti yang diinginkan oleh konsumen tanpa kegagalan dan sesuai dengan batas performa suatu produk.Berikut adalah hal-hal yang berkaitan dengan pengujian ketahanan produk.
 a.pengujian atas persyaratan dan batasan produk
 b.deskripsi material,komponen,dan proses manufaktur
 c.pengujian performa
 d.penilaian ketahanan

B.Standarisasi dalam Kaitannya dengan Pengujian Perangkat Keras
   1.Pengertian Standarisasi
      Standarisasi merupakan penentuan ukuran yang harus diikuti dalam memproduksi sesusatu.Standarisasi juga merupakan proses pembentukan standar teknis,yang bisa menjadi standar spesifikasi,standar cara uji,standar definisi,prosedur standar(atau praktik),dan lain-lain.

   2.Proses standarisasi
         proses standardisasi meliputi proses perencanan kegiatan dan fungsi untuk mempersiapkan seperangkat rencana dan isntruksi untuk menghasilkan bagian-bagian dalam sebuah produk.

3.standardisasi produk perangakat keras dan lunak diatur dalam dokumen bernama IT hadware and software dan iso.
 a,IT hadware and software standarts
   IT hadware and software standarts adalah dokumen yang berisis tentang spesifikasi apa saja yang wajib ada pada suatu produk perangkat keras dan lunak.
b.iso gool adalah keluarga dari sistem standar manajemen mutu yang dirancang untuk membantu organisasi dalam memastikan bahwa organisasi dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dan stake holden nya serta dapat memenuhi persayaratan perundangan,hukum,dan peraturan yang terkait dengan produk atau jasanya

Jumat, 04 Oktober 2019

Bab 2 Perakitan Produk Perangkat Keras


Bab 2 Perakitan Produk Perangkat Keras

A.Konsep Lini Perakitan

          Perakitan adalah suatu proses penyusunan dan penyatuan beberapa bagian komponen menjadi suatu alat atau mesin yang mempunyai fungsi tertentu.
1.Prinsip Perakitan
        Perakitan atau nlazim dinamakan dengan assembly line adalah proses manufakturing dimana setiap bagian disusun berdasarkan bagian urutan untuk menghasilkan produk jadi yang lebih cepat dari pada metode manufakturing yang biasa.Prinsip assembly line yang dikemukakan oleh Hendy Ford sebagai berikut :
a.Meletakkan peralatan dan pekerja dalam urutan pekerjaan /operasional sehingga setiap bagian /komponen dapat dipasang secara berurutan sampai dengan proses akhir,dan
b.Area kerja untuk pemasangan komponen dibuat secara nyaman sehingga pekerja dapat secara mudah memasang komponen ke dalam rangkaian produk yang berjalan di atas konveyor.
Manfaat –manfaat metode perakitan sebagai berikut.
a.Pekerja tidak perlu mengangkat beban berat.
b.Tidak ada posisi membungkuk yang menyebabkan kelelahan fisik pekerja.
c.Tidak memerlukan pelatihan khusus dalam penggunaan assembly line.
d.Pekerjaan yang sangat mudah dan dapat dilakukan oleh semua orang.
e.Manfaat lainnya adalah peningkatan produktifitas yang cukup signifikan sehingga Hennry Ford dapat menaikkan upah per hari pekerja.
2.Jenis Perakitan
        Ada beberapa jenis perakitan yang sering digunakan di dunia industri,hal ini tergantung pada pekerjaan yang akan dilakukan.Pada umumnya ada dua macam jenis perakitan ,yaitu :
a.Perakitan Manual
         Perakitan manual adalah perakitan yang sebagian besar proses dikerjakan secara konfensional atau menggunakan tenaga manusia dengan peralatan yang sederhana tanpa alat-alat bantu yang spesifika atau khusus.
b.Perakitan otomatis
         Perakitan otomatis adalah perakitan yang dikerjakan dengan sistem otomatis,seperti elektronik,mekanik,gabungan mekanik dan elektronik (mekatronik) dan membutuhkan alat bantu yang lebih khusus.Sedangkan untuk jenis perakitan dapat dibedakan menurut jenis  produk yang akan dilakukan perakitan,yaitu :

a.Produk Tunggal
bProduk Seri
3.Faktor yang memengaruhi  kegiatan perakitan
        Berikut ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi lini perakitan,terutama pada produk yang berkaitan dengan perangkat keras.
a.Jenis bahan yang mengalami  perakitan.
b.Kekuatan yang dibutuhkan.
c.Pemilihan metode penyambungan.
d.Pemilihan metode penguatan.
e.Penggunaan alat bantu perakitan.
f.Toleransi
g.Bentuk/tampilan
h.Ergonomis.
i.Finising.
4.Metode-metode dalam perakitan
         Metode-metode tersebut ,yaitu :
       a.Metode perakitan yang dapat ditukar.
       b.Perakitan dengan pemilihan.
       c.Perakitan secara individual.
5.Desain untuk Manufaktur
     a.Perinsip dasar desain untuk Manufaktur.
      b.Tahapan dalam design for manufacturing.


B.Proses perakitan produk hardware

         Proses manufactur perangkat keras  adalah proses yang memiliki banyak langkah dan tingkatan,mulai dari konsep sampai produksi massal.Berbagai perusahaan perangkat keras menamai proses produksi pada produk perangkat keras dengan nama berbeda-beda.Namun,semua nama tersebut dapat di kerucutkan menjadi proses-proses berikut.
1.Tooling.
2.EVT
3.DVT
4.PVT

C.Line Balancing

Line Balancing adalah suatu analisis yang mencoba melakukan suatu perhitungan keseimbangan hasil produksi dengan membagi beban antar proses secara berimbang sehingga tidak ada proses yang idle akibat terlalu lama menunggu keluarnya produk dari proses sebelumnya.Adapun tujuan utama dalam menyusun line balancing adalah untuk membentuk dan menyeimbangkan beban kerja yang dialokasikan pada tiap-tiap stasiun kerja.
1.Tujuan penyeimbangan lintasan
2.Istilah dalam line balancing
3.Metode penyeimbangan lintasan perakitan
4.Metode waktu operasi terpanjang (Large Candidate Rules)
5.Pengukuran kerja.

Jumat, 30 Agustus 2019

BAB 1 PERENCANAAN PRODUKSI MASSAL PRODUK PERANGKAT KERAS


BAB 1
                             
PERENCANAAN PRODUKSI MASSAL
                                    
PRODUK PERANGKAT KERAS

A.KONSEP UMUM PRODUKSI MASSAL

         Produksi massal dikenal juga dengan istilah produksi mengalir atau produksi terus-menerus adalah produksi yang dibuat dalam jumlah besar.
         lstilah produksi massal pertama kali dipopulerkan pada tahun 1926 lewat artikel yang ditulis di Encyclopediae Britannica. Artikel tersebut ditulis oleh seseorang yang bekerja di perusahaan Ford Motor. Sebelumnya, Koran The New York Times menggunakan istilah "Produksi Massal (Mass Production)" di dalam judul berita utamanya.
         Konsep produksi massal dapat dijumpai di berbagai jenis produk, mulai dari makanan, air mineral sampai perakitan (kendaraan bermotor dan peralatan rumah tangga).

B.SEJARAH PRODUKSI MASSAL PRODUK PERANGKAT KERAS

        Pada tahun 1953, IBM Endicott yang bcrlokasi di New York mcngumumkan produk bernama IBM 650. IBM 650 merupakan produk perangkat keras komputer yang pertama kali diproduksi secara massal. Antara 1953-1962, sebanyak 2000 sistem telah dihasilkan untuk meningkatkan performa IBM 650.
         IBM 650 telah membawa bidang komputer ke dalam tingkatan yang lebih tinggi. Selain itu, IBM 650 memiliki ketahanan yang tidak dimiliki oleh computer komputer produksi sebelumnya. Pada produk IBM 650, komputer akan mengulang kembali proses jika terdapat error di dalam sistem.
          Pada waktu peluncuran IBM 650, pihak IBM mengatakan bahwa produk tersebut akan membuat perdagangan akan beralih ke konsep penyimpanan data.
         Pada awalnya, IBM 650 diproduksi akan terjual hanya 50 unit. Tetapi pada tahun 1955, IBM 650 sudah terjual hingga 75 unit dan pihak IBM diminta untuk menambah kapasitas produksi hingga 700 buah yang mana jumlah tersebut akan habis hanya dalam jangka waktu beberapa tahun mendatang. Jika dihitung secara keseluruhan, hampir 2000 IBM 650 diproduksi pada tahun 1960-an.

C.KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN PRODUKSI MASSAL


Ø  Berikut adalah uraian mengenai keuntungan dan kerugian dalam penerapan teknologi massal.
1.Keuntungan
Ø  Berikut adalah keuntungan dalam melakukan proscs produksi massal.
a).Produksi massa adalah proses otomatis, yakni hanya dijalankan oIeh     mesin.
b).Menekan biaya pengeluara untuk pegawai.
c).Tingkat produksi menjadi meningkat.
d).Banyak modal yang dapat ditingkatkan dengan mengurangi beban biaya pegawai.
2. Kerugian
Ø  Berikut adalah kegiatan produksi massal yang dapat merugikan.
a).Mesin untuk produksi massal biasanya berharga mahal.
b).Karena sifatnya yang berulang-ulang, maka pekerja akan kehilangan rasa semangat.
c).Merupakan produksi yang dianggap kurang fleksibel.
d).Jika ada salah satu bagian yang rusak, maka divisi lain harus berhenti sampai mesin tersebut diperbaiki lagi.
         Kesuksesan ekonomi produk massal suatu perusahaan tergantung kepada kemampuan untuk mengidentifikasi kebutuhan pelanggan, kemudian secara cepat menciptakan produk yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut dengan biaya yang rendah. Hal ini bukan merupakan tanggung jawab bagian pemasaran, bagian manufaktur, atau bagian desain saja, melainkan merupakan tanggung jawab yang melibatkan setiap elemen perusahaan.

D.PERENCANAAN PRODUKSI MASSAL

           Perencanaan produk adalah proses menciptakan ide produk dan menindaklanjuti sampai produk diperkenalkan ke pasar. Selain itu, perusahaan harus memiliki strategi cadangan apabila produk gagal dalam pemasarannya. Termasuk di antaranya ekstensi produk atau perbaikan,distribusi, penambahan harga, dan produksi.
            Kesuksesan ekonomi produk massal suatu perusahaan tergantung kepada kemampuan untuk mengidentifikasi kebutuhan pelanggan, kemudian secara cepat menciptakan produk yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut dengan biaya yang rendah.
           Hal ini bukan merupakan tanggung jawab bagian pemasaran, bagian manufaktur, atau bagian desain saja, melainkan merupakan tanggung jawab yang melibatkan setiap elemen perusahaan. 

          Dari sudut pandang investor pada perusahaan yang berorientasi laba, usaha pengembangan produk dikatakan sukses jika produk dapat diproduksi dan dijual dengan menghasilkan laba. Namun, laba sering kali sulit untuk dinilai secara cepat dan langsung.
Ø  Terdapat 5 indikator yang berhubungan dengan laba dan biasa digunakan untuk menilai kinerja usaha pengembangan produk, yaitu:
1).Kualitas Produk                                                
          Seberapa baik produk yang dihasilkan dari upaya pengembangan dan dapat memuaskan kebutuhan pelanggan. Kualitas produk pada akhirnya akan memengaruhi pangsa pasar dan menentukan harga yang ingin dibayar oleh pelanggan.
2).Biaya Produk
          Biaya untuk modal peralatan dan alat bantu sena biaya produksi setiap unit disebut biaya manufaktur produk. Biaya produk menentukan berapa besar laba yang dihasilkan oleh perusahaan pada volume penjualan dan harga penjualan tertentu.
3).Waktu Pengembangan Produk
         Waktu pengembangan akan menentukan kemampuan perusahaan dalam berkompetisi, menunjukkan daya tanggap perusahaan terhadap perubahan teknologi dan pada akhirnya akan menentukan kecepatan perusahaan untuk menerima pengembalian ekonomis dari usaha yang dilakukan tim pengembangan.
4).Biaya Pengembangan
         Biaya pengembangan biasanya merupakan salah satu komponen yang penting dari investasi yang dibutuhkan untuk mencapai profit.
5).Kapabilitas Pengembangan
        Kapabilitas pengembangan merupakan aset yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk mengembangkan produk dengan lebih efektif dan ekonomis di masa yang akan datang.
1.Hubungan antara Perencanaan dengan Control Produksi
Ø  Perencanaan produksi adalah fungsi manajerial yang berhubungan dengan masalah-masalah berikut.
a.Apa yang diperlukan dalam fasilitas produksi.
b.Cara membagi alat-alat produksi agar dapat digunakan dalam proses produksi.
c.Cara agar alat-alat produksi tersebut dapat rnembuat produk yang diinginkan dan dalam jumlah yang diinginkan.
Ø  Secara umum, perencanaan produksi berkaitan dangan 2 aspek, yaitu :
a.Aspek penjadwalan dan perencanaan tugas.
b.Aspek tata letak atau hubungan antar—sumb<—:r daya.
2.Fase dalam Perencanaan Produk
Ø  Berikut adalah fase-fase dalam proses perancangan produk.
a.Mengidentifikasi Peluang.
b.Mengevaluasi dan Memprioritaskan Proyek.
c.Pengalukasian Sumber Daya dan Perencanaan Waktu.
d.Penyelesaian Perencanaan Proyek Pendahuluan.
e.Indikator keberhasilan produk massal.
f. Proses produksi.
g.Penerapan proses produksi massal pada produk perangkat keras.

BAB 4 PEMASARAN PRODUK PERANGKAT KERAS

A.HAKIKAT PEMASARAN Pemasaran adalah sistem pertukaran . 1.aspek aspek yang dikenal dalam pemasaran orientasi dasar pemasaran terletak...